Sebait Puisi Di Akhir Ramadan

September 28, 2008

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Kini, hampir berakhir sudah

bulan penuh rahmah

bulan yang penuh dengan ibadah

Kemenangan di depan mata

bagi orang yang Taqwa

Namun, hanya inikah yang aku cari?

peribadatan yang hanya sesekali

bukan dari hati

mencari keimanan yang hakiki?

Oh ramadan

begitu cepat kau kulalui

meninggalkan diri ini

menuju fitri

tapi akankah diri ini kan jadi yang fitri

jika nanti terulang lagi

dosa-dosa tempo hari?

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak

dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu
cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Untuk direnungkan

August 26, 2008

Ketika aku iseng buka-bukja email di waktu senggang, aku nemuin email dari temenku yang kurasa lumayan untuk direnungkan (gak tau dia nemuin di mana?) kira-kira bunyinya gini:

Saat Aku Pulang

Inilah doaku kepada Allah
Dzat Maha Tinggi yang menciptakan diriku
Yang telah repot-repot menghidupkanku dari ketiadaan
Aku ingin meninggalkan dunia ini
Dengan cara yang sederhana
Yang biasa-biasa saja
Bolehlah sedikit heroik asal tidak merepotkan siapapun
Dan tidak menghabiskan banyak biaya

Aku ingin keluargaku melepasku ke liang lahat dengan bangga
Bukan bersedih dan larut dalam kedukaan yang panjang
Aku ingin mereka lebih tegar menjalani hidupnya sepeninggalku
Jika ada air mata tertumpah
Biarlah itu pertanda menyalanya sebuah semangat hidup baru
Untuk memulai segala sesuatunya dengan mandiri: tanpaku

Aku ingin disholatkan di masjid
Dikuburkan di kuburan biasa saja seperti kebanyakan orang
Diselimuti kain kafan yang paling murah

Orang yang menggali kuburku sebaiknya dibayar dengan ongkos yang lebih dari biasanya untuk membantu kehidupan keluarganya

Semakin cepat jasadku dikuburkan, Insya Allah semakin baik buat semua
Semakin cepat tubuhku menyatu dengan tanah maka makin sejuklah jiwaku

Jika ada pelayat yang menyumbang uang maka akan diberikan pada mereka yang lebih membutuhkan
Karangan bunga sebaiknya ditukarkan buku dan alat tulis untuk dibagikan sebagai sarana belajar anak-anak yang membutuhkan

Yang paling kuharapkan hanyalah keikhlasan melepasku pergi dan doa tulus yang mengiringi perjalananku menghadap-Nya

Tidak perlulah ada peringatan 3, 7, 40 atau 1000 hari meninggalku
Biayanya lebih baik disumbangkan ke panti asuhan atau masjid saja
Aku hanya percaya pada amal jariyah yang akan menolongku mempertanggungjawabkan hidupku di hadapan Allah:
ilmu yang bermanfaat, harta yang diamalkan dan anak-anak shaleh yang terus mendoakan
Selebihnya, biarlah kutanggung sendiri dosa-dosaku

Pada orang-orang terdekatku aku lebih senang mewariskan ilmu dan kebijaksanaan, bukan kekayaan
Jikapun suatu hari nanti Tuhan memberi kemurahan kekayaan yang berlebih
Aku tak ingin mewariskan banyak harta
Sebagian besar hartaku akan kusumbangkan pada mereka yang hidupnya sangat membutuhkan pertolongan
Keluargaku hanya akan menerima paling banyak 1/5 sisanya untuk modal hidup mereka selanjutnya

Mereka juga harus berjuang dengan kemampuannya untuk menciptakan kekayaannya sendiri
Dengan kematianku
Aku berharap orang bisa belajar untuk hidup jauh lebih baik daripada hidupku
Untuk tidak menggantungkan nasibnya semata-mata pada pihak lain

Di kuburku yang sederhana dengan sebuah nisan batu,
aku ingin dituliskan kata-kata Muhammad Iqbal yang menjadi keyakinan hidupku:
Kembangkanlah kemampuanmu setinggi mungkin
Sehingga Tuhanpun akan berkonsultasi denganmu
Sebelum menentukan takdir-Nya untukmu

Setelah ini apa lagi……

August 23, 2008

Malam minggu, pasti aku harus pulang malem, sangat malam malah…..

Fuihhhhhh….. Kalo terus-terrusan kayak gini, bisa sakit aku…

cekcekcekceckeck…..

Waduh… kini mulai terbuka, siapa salah siapa.

Ternyata dari sekian banyak pejabat, banyak yang tersangkut kasus korupsi. Lucunya lagi, setelah terjadi banyak kasus yang terungkap, para anggota dewan langsung mengubah prilakunya (baca media indonesia edisi hari minggu, tanggalnya saya lupa). bukankah hal itu menunjukkan bahwa sesungguhnya ada yang salah pada mereka?

Ayo siapa lagi yang mau main tebak2an dengan DPR?

kok gak berhasil?

June 22, 2008

malem ini aku mencoba membimbing seorang teman yang ingin ikut berpartisipasi dalam dunia perweblogan. udah tak bimbing mati-matian kok gak berhasil ya? kenapa masak kalah ama teknologi?

Melihat realita dunia kepustakawanan ini membuatku, sebagai seorang pustakawan, ingin merubah image yang ada. Selama ini perpustakaan dipandang hanya sebagai pengelola koleksi yang kebanyakan berupa buku. Anehnya, citra tersebut seakan-akan telah dinikmati oleh pustakawan.

Jika ingin tetap eksis dalam era global, citra tersebut harus dirubah. Perpustakaan yang dulunya hanya berisi koleksi buku sekarang harrus mulai mampui menjadi pusat informasi melalui penyediaan data berupa artikel, laporan penelitian, statistik, dan lain-lain. Jika tidak demikian, perpustakaan akan semakin ditinggalkan oleh penggunanya karena mereka lebih memilih pusat pengolah data/informasi yang mulai bermunculan.

Hari ini seluruh Indonesia sedang memperingati hari kebangkitan nasional. Peringatan tersebut digunakan untuk memperingati munculnya perjuangan indonesia yang telah mulai sadar akan kesatuan. Ditandai dengan munculnya Budi Oetomo, Bangsa Indonesia saat itu mulai sadar bahwa perjuangan kemerdekaan tidaklah akan berhasil jika dilandasi oleh asas kesukuan.

Namun sekarang nassionalisme itu telah mulai terkikis. Bangsa kita telah mulai memikirkan pribadi masing-masing. Mereka tidak lagi memikirkan warga sesamanya, lebih mementingkan kesejahteraan diri sendiri. Bahkan, untuk mencapai keinginannya itu, mereka rela menginjak dan menindas bangsanya sendiri.

Sungguh Memalukan. Mari, sebagai generasi penerus bangsa, jangan hannya mengenangn kebangkitan saja. Mari kita berbuat nyata untuk kebangkitan INDONESIA. Bangkitlah INDONESIAku. Aku ada Untukmu.

Melihat Kasus Korupsi di Indonesia yang semakinparah sunguh memprihatinkan. Apa sebab? Segala sesuatu, tanpa terkecuali, seakan-akan harus dikorupsi. Meihat hal itu, ketika penulis mampir ke tempat seorang aktivis sebuah LSM di Indonesia, penulis sempat tersenyum melihat sebuah poster yang bertuliskan bahwa lebih dari 50% dana pembangunan di Indonesia telah dikorupsi. Sampai segitukah?

Muncul suatu kehawatiran, ketika muncul kasus terbaru mengenai korupsi di perpustakaan Madiun, apakah nantinya anak cucu kita akan belajar dari mental korupsi para pendahulunya? Apakah perlu kasus-kasus korupsi semacam itu nantinya masuk ke dalam kurikulum khususnya pelajaran sejarah bangsa? Sungguh memalukan jika itu harus terjadi.

Pernah suatu ketika seorang teman memberikan joke dalam pembicaraan mengenai korupsi. Dia Mengatakan:” Makanya, Korupsilah sebelum kehabisan apa yang bisa dikorupsi” Memang pernyataan itu hanyalah sebuah guyonan saja. Namun ironisnya, guyonan tersebut malah dijadikan penyemangat bagi para koruptor untuk menjalankan aksinya.

Kasus korupsi sebenarnya tidak hanya terjadi ketika seorang koruptor mengambil uang yang seharusnya untuk masyarakat. Namun, kegiatan menginvestasikan uang rakyat, meskipun uang rakyat tersebut nantinya akan diberikan secara utuh, juga dapat disebut korupsi. hanya saja kegiatan tersebut berada dalam kategori korupsi yang “halal”.

Entah sampai kapan predikat indonesia sebagai negara koruptor bisa terhapus. Bahkan dalam benak penulis muncul suatu statemen bahwa sebenarnya yang miskin bukanlah rakyat kecil. Justru kemiskinan tersebut berada pada daerah para koruptor. Kenapa demikian, karena menurut penulis kategori miskin melekat ketika seseorang merasa apa yang ia miliki masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan dirinya. Hal itu terbukti dengan adanya usaha dari para koruptor untuk terus menerus memakan uang rakyat karena mereka masih merasa apa yang dimiliki masih belum cukup. Jangan-jangan benar apa yang dikatakan oleh seorang pembicara ketika penulis berada dalam suatu pertemuan yang membahas mengenai penghematan listrik. Pembicara tersebut mengatakan bahwa Indonesia tak lagi kaya. Menurut hemat penulis kekayaan Indonesia yang dimaksud telah habis terkikis oleh manusia-manusia serakah yang tak akan pernah merasa kenyang.

Akhirnya satu kalimat yang ingin penulis ungkapkan “MARI BERANTAS KORUPSI”

 Leaving On A Jet Plane
Chantal Kreviazuk

 

All my bags are packed, I’m ready to go
I’m standing here outside your door
I hate to wake you up to say goodbye

But the dawn is breakin’, it’s early morn,
The taxi’s waitin’, he’s blowin’ his horn
Already I’m so lonesome I could die

So kiss me and smile for me
Tell me that you’ll wait for me
Hold me like you’ll never let me go
Cause I’m leaving on a jet plane
Don’t know when I’ll be back again
Oh babe, I hate to go

There’s so many times I’ve let you down
So many times I’ve played around
I tell you now, they don’t mean a thing
Every place I go I’ll think of you
Every song I sing I’ll sing for you
When I come back I’ll bring your wedding ring

So kiss me and smile for me
Tell me that you’ll wait for me
Hold me like you’ll never let me go
Cause I’m leaving on a jet plane
Don’t know when I’ll be back again
Oh babe, I hate to go

Now the time has come to leave you
One more time, let me kiss you
Then close your eyes and I’ll be on my way
Dream about the days to come
When I won’t have to leave alone
About the times that I won’t have to say

So kiss me and smile for me
Tell me that you’ll wait for me
Hold me like you’ll never let me go
Cause I’m leaving on a jet plane
Don’t know when I’ll be back again
Oh babe, I hate to go

Lagu di atas ngena banget ama masa laluku. masa lalu yang tak pernah bisa aku lupain sampe sekarang.

where are u? can i found you and make a sweet memory again? i want u know if i really miss you. thanks God, My tourniquite, for your chance. I will be greatfull if You let me meet him again.