Memandang Perpustakaan Sebagai Sebuah Karya Seni

Adakah para pembaca budiman yang mengenal nama Borges? Seorang pustakawan sekaligus penulis asal Argentina? Kalau masih belum kenal, saya tambah lagi, siapa yang pernah denger cerpen berjudul Babel Library? Kalau tidak salah cerpen ini telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan pernah diterbitkan ke dalam sebuah kumpulan tulisan oleh salah satu penerbit kenamaan di Yogyakarta. Salah satu bagian dari cerpen itu menggambarkan bagaimana sebuah perpustakaan dalam bayangan penulis. Lanjut membaca

Katalog di Perpustakaan: Penting atau tidak?

Dulu, mungkin beberapa tahun yang lalu, jika berbicara mengenai katalog, maka yang akan terbayang dalam benak kita (saya dan pembaca budiman) adalah kartu berbentuk kotak, dengan ukuran tertentu dan dengan tata letak tertentu. Tapi, mungkin bagi sebagian orang, katalg tidak lagi sebuah kartu, tapi cukup tampilan di monitor komputer, tidak peduli apakah tampilan tersebut berbentuk dekstop base ataupun web base, yang menampilkan serangkaian data yang nantinya akan dapat berfungsi sebagai informasi yang akan membantu pemustaka (ada yang bilang, pengguna, pemakai, pengunjung, dan lain-lain, monggo mau pilih yang mana) dalam proses pencarian koleksi, entah itu buku, artikel, peta, dan lain sebagainya.

Lanjut membaca

KEPRIBADIAN PUSTAKAWAN

OLEH: FIQRU MAFAR

           

            Membaca judul di atas, mungkin membuat pembaca mengira tulisan ini akan berisi bagaimana seharusnya pribadi pustakawan dibentuk. Bagaimana cara mereka berhadapan dengan pemustaka. Bagaimana pula cara mereka menghadapi sistem birokrasi yang ada. Pun bagaimana cara dia bertutur kata, Lanjut membaca